SEBUAH PENGHINAAN TERHADAP IBU
Pagi tadi kembali aku cium tangan ibuku.
Jika ingat kata Ibu, maka aku langsung teringat perjuangannya membesarkanku.
Aku ingat bagaimana ketika jaman susah dulu ketika bapa belum dapat pekerjaan.
Aku ingat bagaimana ketika aku sakit sampai ibu tidak jadi pergi bekerja.
Aku ingat bagaimana ketika ibu menemaniku belajar ketika ebtanas SD sampai larut malam.
Aku ingat bagaimana ketika ibu setiap hari bangun malam hari untuk mendoakanku lulus SPMB.
Aku ingat bagaimana ketika ibu………
Banyak hal yang telah ibu lakukan untuk kita. Banyaaakkk sekali……
Aku sangat menyayangi ibu. Tentunya siapapun juga begitu. Kita semua sangat menyayangi ibu kita.
Jadi teringat ketika beberapa saat setelah pengumuman SPMB. Ibuku langsung menangis terharu ketika mendapati namaku ada dalam koran. Ibu berharap di kemudian hari, saya bisa menjadi ‘orang’. Pesan Ibu adalah belajar yang baik, jangan lupa sholat.
Kukira ini adalah pesan setiap ibu kepada anak-anaknya. Apalagi buat anak-anak rantau yang datang dari tempat jauh.
Namun banyak yang patut disayangkan. Kita semua mencintai Ibu kita. Bukan hanya mencintai, tapi teramat sangat mencintai ibu kita. Tapi apa yang kita lakukan kadang-kadang malah bertentangan dengan hal itu.
Contoh real nya kemaren pas UAS. Padahal anak ITB, padahal anaknya pinter(malah lebih pinter dari saya), kenapa pas UAS kemaren NYONTEK ??????
Ga abis pikir gw. Apa sih maunya ??? NILAI A di semua mata kuliah ?????
Ambil tuhnilai A !!!!! Edan soalna atuda !!! Kalo mau juga ,fair lah. Kita disini belajar bareng-bareng. Ya kita berjuang bareng-bareng, dengan cara yg jujur ! Ga abis pikir…ga abis pikir. Bahkan yang notabene anak kaderisasi himpunan pun nyontek bro !!! Gila ngga sih ??? Yang pas saya diospek meneriakkan tentang idealisme mahasiswa, meneriakkan tentang nilai-nilai sebagai manusia, yang pas pemilu kahim koar-koar bicara keadilan…..ahhhhhh ternyata semuanya hanyalan omong kosong belaka. OMONG KOSONG BELAKA ! Yang lebih gila lagi, ada pengawas ujian yang malah ngebantuin. Ane bingung ni ITB. ko Ada orang-orang kaya gini ????? Ah…. sudahlah. Ko jadi ngebicarain ini??? Yang jelas ane berharap kalian semua sadar. Kalian adalah harapan orangtua kalian. Khususnya IBU kalian. Sadarlah WOIIIII !!!!!!
Sadarlah bahwa apa yang kalian perbuat adalah perilaku tak beradab.
Karena apa yang kalian perbuat adalah SEBUAH PENGHINAAN TERHADAP IBU !!!.
Sekali lagi…ITU ADALAH SEBUAH PENGHINAAN TERHADAP IBU !!!
June 8th, 2006 at 7:29 pm
ah…seram kali bang dani ini pun.
tapi awa setuju ko.
June 8th, 2006 at 8:20 pm
edan2
suit2
cihuy
hade maneh
meunang nobel iyeu jigana
June 10th, 2006 at 9:46 pm
Setuju Dan!
Bener apa kata Orang Tua:
Apalah arti sebuah kesuksesan
jika tidak dilandasi dengan
kejujuran…
June 18th, 2006 at 12:23 am
yah… begitulah orang-orang Dan.. Ngemeng doang bisanyeeee!! Eh.. sendirinya??
July 2nd, 2006 at 4:45 pm
hoiiiiii
asw.
samana deui maneh??
Naon eta “sebuah penghinaan terhadap ibu”? teu nyambung pisan
tapi urang memahami maksud loe.
urang juga lieur pisan aya budak itb nu kaya eta!!!!
Semoga kita dijauhkan dari hal-hal seperti itu.
Banzaaaaaiiiiii!!!!!
VIVAT FT bukan VIVATO BRIGADE NAON???
July 7th, 2006 at 5:35 am
1 kata
maksakeun pisan….!!!!
ga sinkron antara judul jeung eusina..
November 17th, 2006 at 6:46 pm
sebuah realita yang baru oci ketahui ^_^
dani teu kitu kan?
kade, ulah kabawa-bawa nya.
kade pokona mah!