CAHAYA BINTANG ah….

NGakhirnya kita akan tiba pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui

apakah kau masih selembut dahulu
memintaku untuk minum susu dan tidur di malam
sambil membenarkan letak leher kemejaku

kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih
lembah mandalawangi
kau dan aku tegak berdiri
menatapi hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin

apakah kau masih semesra dahulu
ketika kudekap, kau dekaplah lebih mesra
lebih dekat

apakah kau masih akan berkata
kudengar detak jantungmu

kita memang begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta

(hehehe…prikitiw…..)

4 Responses to “CAHAYA BINTANG ah….”

  1. TauFiQ Says:

    harap mencantumkan sumber, agartidak dianggap melanggar hak atas kekayaan intelektual, hehehe

  2. Mela Says:

    KaTim ku ini bisa juga dia puitizzz..ada apa gerangan???
    Pa Katim pa kbr imannya??

  3. DaniTengkorak Says:

    si iman baik-baik aja teh, ada sekarang di LSS..

    oh…itu puisi sumbernya dari puisi cahaya bulan di film soe hok gie

  4. vanche_stoberi Says:

    garil.com!!!
    uwh sud tkena virusni..!!!
    gosipn org,pdhaLsndirinya…

Leave a Reply